| Terinspirasi Budaya "Fancam" K-Pop, Ini Fitur AI Baru Samsung yang Bikin Video Kamu Otomatis Fokus ke Satu Orang |
Samsung baru saja memperkenalkan salah satu fitur kecerdasan buatan (AI) paling unik di jajaran ponsel lipat terbarunya. Fitur bernama My FanCam ini hadir di Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8 yang resmi diluncurkan dalam acara Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli 2026. Menariknya, konsep fitur ini terinspirasi langsung dari budaya "fancam" di kalangan penggemar K-Pop.
Terinspirasi Tradisi "Jik-kaem" ala Penggemar K-Pop
Istilah fancam sendiri merujuk pada format rekaman video khas penggemar K-Pop yang dikenal dengan sebutan jik-kaem, di mana penggemar merekam momen dari jarak dekat dengan fokus penuh pada satu anggota grup idola saat tampil di atas panggung. Tradisi ini populer sejak sebuah video rekaman anggota grup EXID, Hani, pada 2014 yang telah ditonton puluhan juta kali dan lambat laun menjadi format arus utama bagi para penggemar K-Pop dalam mendokumentasikan idola favorit mereka.
Samsung pun mengadaptasi konsep ini ke dalam fitur Galaxy AI terbarunya, memungkinkan siapa pun membuat video bergaya fancam hanya dengan beberapa ketukan di layar.
Cara Kerja My FanCam
Berbeda dengan fitur perekaman otomatis lain yang bekerja secara real-time saat merekam, My FanCam justru merupakan alat penyuntingan pascaproduksi yang bisa digunakan pada video yang sudah tersimpan di aplikasi Galeri. Setelah memilih video, pengguna dapat mengetuk ikon Galaxy AI, dan sistem akan otomatis memindai serta mendeteksi subjek-subjek yang ada di dalam bingkai video.
Pengguna kemudian tinggal memilih satu orang yang ingin dijadikan fokus, menentukan rasio aspek yang diinginkan — misalnya format vertikal 9:16 yang populer di TikTok, Instagram Reels, maupun YouTube Shorts — lalu menekan tombol "Follow". Galaxy AI akan secara otomatis melacak pergerakan subjek tersebut sepanjang video dan menghasilkan rekaman baru yang seolah-olah direkam oleh seorang videografer pribadi yang senantiasa mengikuti gerak-gerik orang tersebut.
Menurut informasi dari Samsung Global Newsroom, fitur ini dirancang agar pengguna tak perlu lagi repot mengikuti pergerakan subjek secara manual saat merekam — cukup rekam keseluruhan adegan, dan biarkan AI yang menentukan framing terbaik setelahnya.
Cocok untuk Konser hingga Momen Sehari-hari
Fitur ini sangat relevan digunakan untuk merekam momen-momen yang melibatkan banyak orang dalam satu frame, seperti konser musik, pertandingan olahraga, atau pertunjukan panggung. Alih-alih harus terus mengarahkan kamera mengikuti satu orang secara manual, pengguna cukup merekam keseluruhan adegan lebih dulu, baru kemudian menentukan subjek yang ingin ditonjolkan saat proses penyuntingan berlangsung.
Tak hanya untuk momen besar, fitur ini juga bisa dimanfaatkan untuk merekam aktivitas sehari-hari, seperti video anak yang sedang tampil di sekolah atau berlari bermain, selama subjek yang dipilih tetap berada dalam jangkauan rekaman.
Eksklusif untuk Seri Z8 — untuk Sementara
Saat ini, My FanCam masih eksklusif untuk tiga perangkat lipat terbaru Samsung, yakni Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8, yang sudah mulai dipesan sejak 22 Juli 2026 dan dijadwalkan tersedia di pasaran global pada 7 Agustus 2026. Meski Samsung belum secara resmi mengumumkan perangkat lawas mana saja yang akan mendapat fitur ini lewat pembaruan One UI 9 mendatang, jejak fitur ini disebut sudah mulai terlihat pada versi awal One UI 9 di Galaxy S25 Plus — mengindikasikan kemungkinan perluasan ke perangkat Galaxy S dan Z lainnya di masa depan.
Bagian dari Ekosistem AI yang Lebih Luas
My FanCam hadir berdampingan dengan sederet fitur Galaxy AI lain di seri Z8, termasuk Photo Assist dengan kemampuan AI Eraser, Move, Create, dan Style, serta integrasi lebih dalam dengan Gemini dari Google yang memungkinkan asisten AI menjalankan berbagai tugas lintas aplikasi, mulai dari mencari tiket hingga melakukan reservasi restoran secara otomatis. Seluruh perangkat seri Z8 ini juga telah mengusung chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, konektivitas 5G, WiFi 7, Bluetooth 6.0, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP48.
Dengan menghadirkan konsep fancam yang sebelumnya membutuhkan aplikasi pihak ketiga langsung ke dalam fitur bawaan Galeri, Samsung tampaknya ingin menjadikan proses pembuatan video bergaya "personal videographer" ini menjadi jauh lebih cepat, mudah, dan dapat diakses siapa saja — tanpa perlu keahlian videografi khusus.
💬 Komentar ()
Punya pertanyaan atau tanggapan? Yuk diskusi di kolom komentar.
✍ Tulis Komentar